Sabtu, 25 Juni 2011

Tips Memilih Jenis Sepeda



Pernah kita dibingungkan dengan jenis-jenis sepeda yang beredar di pasaran, pada umumnya sepeda yang banyak beredar adalah jenis MTB atau lebih dikenal dengan sepeda gunung dan Road Bike yang lebih dikenal dengan Sepeda Jalan Raya.

Sepeda Gunung atau MTB masih dibagi menjadi beberapa jenis lagi, misalnya Competitive XC, XC Trail, All Mountain, FreeRide/DownHill, Progressive HT, Recreational XC. Sedangkan untuk Road bike atau sepeda balap juga di bagi menjadi berbagai macam jenis lagi, seperti Competitive road, Endurance, TT (time trial), Fixed Gear (single speed), Fitnes (commute).

Secara garis besar itulah jenis sepeda yang banyak beredar, akan tetapi banyak vendor melakukan pengembangan khusus dan membuat sepeda sepeda jenis baru seperti cyclocross, dirtjumper dan masih banyak lagi sepeda modif lainya. Untuk mengetahui sepeda apa yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan kita ada baiknya kita tahu diskripsi masing-masing jenis sepeda, tips ini berisi diskripsi sepeda secara global sehingga memudahkan anda memilih sepeda.

Sepeda Gunung MTB
a. Competitive XC
Sepeda ini biasanya tergolong ringan untuk jenis MTB, merupakan sepeda yang ringan untuk cross country (offroad). Competitive XC biasa di gunakan untuk medan offroad yang tidak terlalu menurun, sangat sesuai untuk yang menyukai kecepatan dan kekuatan dalam menjelajah medan offroads.

b. XC Trail
Jenis sepeda yang lebih di buat untuk medan offroad yang lumayan ektrim, sepertinya turunan yang agak tajam disertai banyak tikungan, suspensi depan dan belakang biasanya lebih empuk dibandingkan dengan Competitive XC, suspensi depan dan belakang biasanya juga dapat di atur skala keras dan lembutnya.

c. All Mountain
MTB yang kelihatan kekar di banding jenis XC lainnya, mempunyai suspensi yang lebih besar dan kuat. Sepeda jenis ini di peruntukan untuk rider yang menyukai medan offroad yang banyak lokasi jumping. Sepeda ini cocok untuk downhill ringan dan atraksi dalam bersepeda.


d. Freeride/Downhill
Ini sepeda yang sering kita lihat dalam kejuaraan dunia downhill, sepeda yang sangat berat untuk jenis MTB. Frame sepeda ini memang sangat berat karena downhill yang ektrim memerlukan kestabilan yang tinggi. Suspensi sepeda jenis ini mempunyai trafel depan (panjang suspensi) lebih panjang di banding sepeda MTB lainnya dan yang pasti suspensi belakang adalah wajib pada sepeda tipe ini.

e. Progressive / Dirt jumper
Lebih di perutukan untuk rider yang menyukai show-off skill atau mempertontonkan dan mengasah kemahiran dalam melakukan atraksi sepeda. Dengan bentuk frame yang terkesan lurus dari depan dan belakang.

f. Recreational XC
Merupakan sepeda XC untuk medan cross contry yang ringan, ini merupakan sepeda yang banyak di pakai MTB saat ini dalam kondisi offroad ringan dan cross coutry.
Road bike
a. Competitive Road
Merupakan sepeda balap yang di peruntukan untuk kompetisi balap, dengan berat yang sangat ringan total berat sepeda jenis ini bisa mencapai 5kg, Bagi yang menyukai bersepeda sehat di jalan aspal, sepeda ini merupakan salah satu pilihan.

b. Endurance Road
Merupakan sepeda balap dengan frame yang lebih tahan terhadap jalan yang tidak halus semisal paving blok, sepeda dengan tipe ini cocok untuk yang meyukai tipe road yang tidak hanya aspal halus tapi juga jalan aspal yang jelek. Selain ringan, cocok bagi para penggemar kecepatan, sepeda jenis ini layak di jadikan pilihan untuk bersepeda di jalan non aspal.

c. TT (time trial)
Inilah sesungguhnya yang merupakan sepeda balap, sangat ringan dengan aero dinamis yang di desain dengan teliti untuk terpaan angin. Sepeda balap ini banyak di gunakan untuk kompetisi Time Trial / Thriatlon yang menuntut kecepatan.

d. Single speed
Sepeda dengan gir tunggal, cocok untuk bersepeda ke mana saja. Sepeda dengan single speed ini tidak mempunyai pengaturan kecepatan, menjadikan sepeda ini simple dan prakstis terutama untuk yang tinggal di perkotaan.

e. Commute
Merupakan sepeda yang didesain gabungan dari sepeda balap kelas kompetisi dan kebutuhan sehari-hari. Banyak vendor sepeda menyesuaikan mulai dari handle bar (stang), hingga komposisi ban dan rasio gir.
Dari berbagai diskrisi sepeda diatas kita mulai ada gambaran sepeda apakah yang cocok untuk kebutuhan bersepeda kita baik untuk kesehatan atau memang khusus untuk kompetisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar